Mari kita Lebih Selektif dalam Memilih, BPOM

Tahun 2017 ini Badan POM RI (BPOM) sudah memasuki usia yang ke 16 tahun pada tanggal 31 januari 2017. Banyak suda pencapaian yang dilakukan oleh Badan POM yang didukung oleh Balai Besar/Balai POM  (BBPOM/BPOMM) di daerah masing-masing propinsi di seluruh indonesia. Layaknya pertambahan usia tentu tertumpang harapan Badan POM RI akan semakain matang dalam melaksanakan tugad & kewajibanya terutama pengawasan terhadap obat dan makanan sehingga  diharapkan masyarakat terlindungi dari obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat kesehatan dan kemanfaatanya.

Melihat anak-anak pada jam istirahat sekolah berhamburan keluar ruanagn untuk menikmati waktu istirahat, yang mereka tuju ya tukang jajanan ada Cilok, Bubur ayam, Mie Instan dan makanan ringan lainya. Saat menuju ke pedagang asongan yang menjual mainan seperti lilin alangkah terkejutnya aku saat melihatnya tanagn anakku menjadi warna-warni mengikuti warna lilin tadi, saat ku lihat tidak ada komposisi bahan dan BPOM yah mungkin itu hanya mainan lilin seharga 2000 rupiah pikirku.

Pada ulang tahun  ke 16 BPOM mengusung tema “satu Tindakan Untuk Masa Depan, Baca Label sebelum membeli”Jakarta, 21 februari 2017,   Kita para Blogger dari “Wajah Bunda Indonesia” di undang untuk berkunjung ke tempat Laboratorium dan Contack center Halo BPOM. jujur ini adalah satu kesempatan yang sangat langka. Kita para Blogger di ajak keliling Ruang Laboratorium Obat Tradisional, kosmetik dan Produk Komplemen (lantai 1), Laboratorium Bidang pangan (lantai2), Laboratorium bidang Produk Terapeutik dan bahan Berbahaya (lantai3) dan kita ke ruangan kerja Contact Center Badan POM.

 

Hari ini BPOM ingin berbagi cerita Ibu Rianti Anggraiani. SH. MARS.M, HUM ” kita sebagai masyarakat harus benar-benar teliti dalam membeli semua produk dan membacanya dengan teliti, “bahwa tugas ke pengawasan obat dan makanan bukan hanya tugas pengawas BPOM tapi kita semua juga berperan tenting”. Kepala pusat pengujian Obat & makanan Nasional (PPOMN) Drs. Tepy Usia,Apt,M. Phil, Phd

 

Berasa nggak sih banyak sekali iklan penjualan Obat online dari yang mulai kesehatan hingga kosmetik, dari yang pelangsing tubuh hingga pemutih wajah dalam 1 minggu. Dulu aku pernah jadi korban pembelian online obat pemutih wajah, tapi aku tidak langsung memakainya aku baca dengan cermat komposisi dan wow ternyata tidak ada BPOM itu akhirnya ak tidak mau memakainya dan jadi deh ketipu.

KENALI OBAT YANG AMAN:

Obat bermanfaat untuk mengobati suatu penyakit, obat di buat dari bahan kimia yang telah diuji khasiatnya terhadap suatu penyakit tertentu. Namun demikian setiap obat juga mempunyai  beragam efek samping yang merugikan, mulai dari yang ringan (mual, pusing hingga kerusakan hati, ginjal, dll). Efek samping obat bisa terjadi sesaat setelah komsumsi obat atau dalam tempo beberapa hari/bulan/tahun setelah komsumsi obat secara rutin. Oleh karenanya lindungi diri anda dari sekarang dengan hanya mengkomsumsi obat yang aman.

Bagaimana Mengenali Obat Yang Aman

  1. Diproduksi Oleh Industri Farmasi yang resmi (alamat jelas)
  2. Mempunyai Nomor regristrasi (Nomor Izin Edar) dan tanggal expired date
  3. Digunakan sesuai aturan yang tercantum dalam kemasan obat atau sesuai petunjuk tenaga kesehatan
  4. Diperoleh dari sarana resmi yaitu Apotek, Toko Obat Berizin, rumah sakit/Puskesmas, sehingga pasien dapat berkonsultasi jika terjadi efek yang tidak diinginkan , jangan beli online.

Resiko membeli obat dari media Online, obat yang dijual kemungkinan adalah obat ilegal atau palsu, karena pihak yang menjual obat diketahui secara pasti alamat maupun tempatnya (bukan sarana resmi). Obat berasal dari sumber yang tidak jelas sehingga keamananya tidak diketahui pasti, dan tidak ada jaminan jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

 

BPOM tidak hanya mengurus soal obat, pangan, dan kosmetik, mereka juga mengurus surat ijin untuk peralatan Mkan dan Minum Melamin. Peralatan makan dan minum melamin merupakan hasil reaksi antara melamin dan formaldehid dengan perbandingan molekul tertentu ( melamin asli). Namun sering di jumpai peralatan makanan dan minuman dari plastik yang menyerupai melamin dengan harga relatif murah, yang sebenarnya terbuat dari urea dan formaldehid (memamin tiruan). Melamin (triazine) merupakan senyawa organik mengandung kadar nitrogen sebesar 65%b/b.

Tips Menggunakan Peralatan makan dan Minuman Melamin

  • Pilih peralaatan makanan & minuman melamin yang mencantumkan petunjuk penggunaan, merk dan nama produsen yang jelas dan gunakan sesuai petunjuk penggunaan
  • pilih peralatan yang mencantumkan logo SNI dan tara pangan.
  • Janagan menggunakan peralatan makan dan minum melamin yang rusak atau permukaanya terkelupas atau tergores.
  • jangan menggunakan peralatan makan dan minum melamin untuk mengukus
  • Jangan menggunakan peralatan makan dan minum melamin dalam Microwave atau Oven
  • Jangan menggunakan peralatan makan dan minum melamin untuk mewadahi makanan yang asam, terlebih dalam keadaan panas
  • Jangan gunakan deterjen yang keras (abrasive detergent) dan sebut logam atau bahan kimia yang kuat untuk membersihkan peralatan makan dan minum melamin karena akan merusak permukaanya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *