Alergi Pada Anak, Bunda Tanggap  3K

PERNAH denger dulu orangutan Berkata, kalo kitd Alergi PADA Satu MAKANAN Seharusnya Kita Lawan DENGAN MAKANAN tersebut. Such as inviting participation aku Alergi DENGAN udang nih, biar alerginya Hilang Kita Harus Makan DENGAN udang lagi … nah lohh bener nggak tuh .. ok kitd cari tau yuk ITU Fakta ATAU Mitos.


Jakarta, 9 April 2017, dikawasan Sarina Dari kejauhan Sudah Melihat hal warna merah Yang menyala, karna hari Penyanyi kitd akan FunWalk Bersama Bunda Dan si kecil. Diacara Penyanyi Banyak keseruan loh Bunda Dari Face Painting, ada konsul gizi, Booth Anak-anak untuk review Mewarnai Dan nggak Kalah seru Talkshow TENTANG Bunda Tanggap Alergi.
* Semua Peserta diberikan balon Satu-persatu, dan acara FunWalk pun dimulai DENGAN Perusahaan Company balon, Semua Anak-Anak Sangat bahagia.

Dalam doa dekade terakhir di, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat peningkatan Angka Kejadian penyakit Alergi PADA Anak, termasuk di Indonesia. Studi di beberapa gatra di Seluruh Dunia menunjukan prevalensi Alergi protein susu sapi PADA Anak-anak di Tahun Pertama kehidupan mencapai Sekitar 2% Sampai 7,5%.

Konsultan Alergi Dan Imuologi Anak, Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA (K), M. Kes. “Faktor pemicu Alergi ATAU alergen dibagi Menjadi dua, Yaitu pemicu hirupan dan Makanan Alergi protein. Susu sapi Adalah shalat Satu Alergi MAKANAN yang paling Banyak Terjadi PADA Anak-Anak. Bunda Harus Waspada karna Alergi protein susu sapi DAPAT Menyerang Sistem Saluran cerna (50- 60%), kulit (50-60% 0, Dan sistem also pernapasan (20-30%). Gejalanya DAPAT bersifat Ringan seperti kemerahan, Gatal, Dan Eksim PADA kulit, Hingga bersat seperti mengi PADA Saluran napas, kolik, diare berdarah, konstipasi. Gejala yang paling Berbahaya Adalah Gagal Tumbuh Dan anafilaksis ATAU penyempitan Saluran napas” ujar Prof. Budi Setiabidiawan.

Dan Dr, Budi also menyampaikan TIDAK ADA Istilah JIKA kitd terkena Alergi Pada Suatu Makanan, Harus Makan Sesuai DENGAN Yang kitd alergikan. Jadi jawabanya Adalah Mitos. Riwayat Alergi akan Terjadi JIKA Orang Tua Dan Saudara sekandung memiliki Riwayat Alergi.

Cara yang Paling Tepat untuk review menanggulangi Alergi Adalah DENGAN mengontrol Dan mencegah Reaksi Alergi. Orang tua harung tanggap Terhadap Alergi DENGAN melakukan 3K Yaitu Kenali Resiko Dan gejalanya, Konsultasikan ke Dokter agar sikecil memperoleh penangan Yang Tepat, Dan Kendalikan penyebab Alergi DENGAN nutrisi Yang Tepat agar si kecilbisa Tetap Tumbuh DENGAN optimal.

Alergi Ternyata can mempengaruhi Sisi Psikologis Bunda maupun si kecil Kok Bisa ya, Nah * Menurut Psikolog Anak Dan Keluarga Anna surti Ariani S.Psi., M.Si., Psi “Saat Orang Tua memiliki Anak DENGAN Alergi, apabila Alergi protein susu sapi Yang LEBIH sulir dihindari dibandingkan Alergi MAKANAN lainya, mereka akan mengalami masalah pengasuhan Yang Kompleks. Orang tua can mengalami stres, cemas Berlebihan, Hingga merasa Gagal hearts mengasuh Anak,”

Kepala Disesuaikan Gizi Sarihusada, dr. Maria Melissa memaaparkan, “Edukasi Penyanyi dilakukan through Tiga cara. Pertama Adalah edukasi Langsung ditunjukan kepada para ibu through seminar du rumah sakit di 10 kota Yang dibawakan oleh dokter dan psikolog, Serta activities Funwalk “Tetap Ceria Karena Bunda Tanggap Alergi” Acara hari Penyanyi Ditutup DENGAN Acara dorprsize.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *