Kartini #PRUmoviedayKartini

Cuaca sore hari ini yang diiringi hujan rintik-rintik, Alhamdulilah Jakarta masih macet seperti biasanya ditambah lagi kita menuju kawasan Sarina yang terbilang pusatnya kemacetan. BRID mendapat undangan untuk Nobar Film Kartini, sekitar ada 20 Blogger beserta pasanganya, teman atau saudara.


Jakarta, 12 April 2017 Bertempat di Djajarta Theater XXI Kita akan nonton film bersama karya mas Hanung Bramantyo “Kartini”. Ibu Nini sumohandoyo selaku Director Communications di Prudential Life Assurance, sangat senang sekali dengan acara nonton bareng ini karena “Kartini” merupakan lambang kebangkitan Wanita Indonesia.

Menurut Beliau film ini mengigatkan kita soal nilai-nilai yang diperjuangkanya, semangat “Kartini” dan kebangkitan perempuan juga disuarakan terus di Prudential, hal ini terbukti dari hampir 60%  karyawan Prudential adalah wanita.

Kami datang sangat mepet sekali film baru mau mulai kita untungnya sudah datang, regristrasi dulu lalu ambil cemilan cantik untuk nonton di dalam nanti. Pertama sambutan dari mas Hanung, beliau ingin mengangkat sisi lain dari kisah RA. Kartini.

Ngasirah (Christine Hakim) entah mengapa aku jadi mengagumi sosok ini, Kartini (Dian sastro) yang masih kecil harus dipisahkan oleh ibu kandungnya sendiri karna Kartini kecil harus dipinyit hingga saatnya ada bangsawan yang akan meminangnya.  Ngasirah adalah dari rakyat biasa bukan golongan ningrat dan harus bersedia dimadu demi politik, Yang begitu sabar menjalani hidupnya sebagai abdi, untuk berbicara dengan anaknya sendiri harus memakai tatak krama.

Yah dunia Kartini sangat terbatas dari pinyitanya, namun jendela kecil dibukakan oleh Kang Masto (Reza r ) memberikan buku mulai dari topik emansipasi perempuan hingga revolusi prancis “Dia membukakan jendela untukku, dan jendela iku jendela iku tidak iso mungkin ditutup lagi. Aku tunggu kamu di belanda. aku ingin melompat keluar jendela dan menyusul engkau kangmas, aku dihadapkan menerima pinangan seorang Bupati”

Comments

  1. Waduh pemain’y kawakan nih, keren dehhhh mbak christine hakim dan om deddy sutomo. Dtambah ada idolah eyke booo masbro reza rahardian. Jadi penasaran sama akkting mereka. Besok cuzzz nih nonton juga, eyke dpt tiket dr bank mandiri…

    1. Pemerannya profesional dibidang acting. Semuanya, saya kagumi. Pasti film ini bagus sekali. Besok mau nyusul nonton ahh.

      Selama ini cuma tahu sedikit dari buku sejarah. Baca artikel ini jadi tahu: ternyata Kartini harus terpisah dg ibu, tidak bisa saya bayangkan bgmn itu bila terjadi kpd saya. Bila saya hidup di era itu. Terima kasih Ibu Kartini. Berkatmu, saya yang hidup di era sekarang mendapat kebebasan untuk belajar dan berkarya.

  2. Saya belum nonton dan kepingin nonton,penasaran aq karena baca tulisan bun echi
    sedikit banyak ceritanya sama dengan yang di buku, aq sdh pernah baca

    Paling tidak sudah baca sinopsisnya di tulisan bun echi inih,mamaciiiihhhh bun echi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *