PENUHI NUTRISI ANAK MENUJU GENERASI EMAS 2045

Terkadang suka jengkel dan kesal kepada anak-anak yang tidak pernah menghabiskan bekal makananya, terasa begitu susahnya seorang ibu bangun pagi-pagi untuk memasak, mencari ide menu makanan hingga mengatur keuangan agar anak-anak dan keluarga tercinta tetap dapat makan dengan layak dan memenuhi kebutuhan vitamin yang akan masuk ke dalam tubuhnya.

Setiap hari ceramah kepada anak-anak, kalian tuh beruntung nak dapat makan enak insyaallah gizi terpenuhi dengan baik belum tentu rezeki yang kamu miliki dimiliki teman kamu yang lain, asal kamu tau ya nak penduduk miskin di Indonesia pada maret 2017 sebanyak 27,77 juta orang (10,64%). Sebanyak 11 juta atau sekitar 40% dari jumlah penduduk miskin tersebut adalah anak-anak. tepok jidat sendiri yang ada mereka malah mumet dan nggak tau apa yang aku katakan barusan.

Kondisi anak-anak saat ini merupakan gambaran masa depan bangsa. Pemenuhan hak-hak anak, termaksud hak tumbuh kembang. Kesehatan dan pendidikan menjadi penentu utama masa depan Indonesia. Bila merujuk pada data kemiskinan diatas, terlihat jelas masih banyak anak-anak yang belum dapat menikmati hak-haknya. Unicef menyebutkan, salah satu indikator deprivasi atau tak terpenuhinya hak-hak dasar anak adalah bila anak tidak mendapat gizi seimbang.

Mereka Siap Untuk Generasi Emas 2045 dok.google

Jadi memenuhi kebutuhan Sandang, pangan dan papan adalah kewajiban orang tua mutlak tidak dapat ditawar, namun pada kenyataanya tidak demikian di Indonesai banyak anak-anak dibawah umur yang ikut membantu mencari uang untuk membantu kedua orang tua mereka. Dari menjadi artis, penyanyi, berdagang asongan, ngamen bahkan tidak jarang dari anak-anak  dibawah umur ikut diajak mengemis di lampu merah agar mereka yang melihat merasa iba.

Lalu jika demikian adanya bagai mana dengan asupan Gizi dan Nutrisi yang mereka peroleh untuk perkembangan Otak dan Fisik mereka, apakah mereka mendapat Gizi yang seimbang.

Kemiskinan memang menjadi faktor utama masalah gizi, tidak hanya di Indonesia namun juga di belahan dunia lainnya. Lalu bagai mana agar kita dapat menjadikan anak-anak Generasi Emas 2045. Pertumbuhan Usia emas pada anak adalah 0-2 tahun. Dalam tahap 2 tahun pertama usia anak adalah dimana masa pembentukan jaringan dan pembentukan otak berada dalam puncak optimal.

Lalu bagai mana jika anak tidak terpenuhi kebutuhan Gizinya dengan benar, hal pertama yang terjadi pada anak  daya imun yang lemah sehingga anak akan mudah sakit dan pertumbuhan fisik mereka akan lambat dalam berkembang.

Jika Bunda merasa dalam lingkaran Emas ini tidak memberika asupan Gizi yang baik untuk anak-anak kita bisa mengejarnya dengan memberikan asupan yang bergizi hingga mereka dewasa nanti, pastikan ada sayuran, lauk-pauk dan susu dalam setiap mereka makan. Dan ini yang terkadang suka para ibu lupkan yaitu “Sarapan” banyak menganggap sepele dalam hal ini, dari mana asupan nutrisi untuk otak dan tubuh kalo anak kita tidak sarapan pagi dan bagai mana mereka bisa berprestasi di sekolah jika otaknya tidak mendapatkan nutrisi yang cukup.

Jadilah Ibu Cermat.

  • Buatlah menu bersama anak-anak biarkan mereka memberi pendapat akan masak apa besok, dan libatkan mereka saat membuat masakan , dan mereka akan belajar menghargai proses sebuah masakan yang panjang dari sayuran hingga meraciki dan menjadi satu menu yang nikmat.
  • Buatlah bekal makanan anak yang berfariativ jika perlu bikin bento agak anak-anak tertarik untuk memakanya hingga habis tidak tersisa
  • Pastikan nilai Gizi yang cukup untuk anak-anak setiap hari.
  • Jangan pernah paskas mereka menyukai sayuran yang mereka tidak suka, namun kita ubah cara penyajianya agak mereka tertarik dan menyukainya.
  • Jangan lupa setiap hari Bunda harus memberikan SuSu kepada buah hati kita mau berangkat sekolah dan sebelum tidur malam.
Menu Seimbangan untuk Keluarga dok. Google

Bunda harus di ingat dengan jelas ya kalo Susu Kental Manis (SKM) itu bukanlah susu, tetapi cairan dengankandungan gula yang sangat tinggi. Jika di komsumsi dalam jangka panjang akan mengakibatkan anak kita terkena penyakit diabetes dan obesitas pada anak.

Menurut pakar kesehatan anak-anak tidak disarankan untuk mengkomsumsi Susu Kental Manis (SKM), Mengapa tidak dianjurkan karena susu kental manis lebih banyak mengandung Gula dibandingkan dengan produk susu yang lain.

Jika bunda ingin memberikan susu pada anak lebih baik berikan susu bubuk atau susu cait (UHT) pada keluarga tercinta, semakin banyak kita mengkomsumsi susu kental manis makan akan berdampak buruk pada tubuh kita yaitu diabetes dan yang banyak kita ketahui dari diabetes ini akan timbul penyakit lain seperti strok dan serangan jantung.

Para Narasumber & anak-anak Cugenang Gifted School Cianjur

Jakarta, 7 agustus 2017. Pada Hari anak Nasional 2017 kemarin, Dengan Tema” Pemenuhan Hak Kesehatan anak untuk Mewujudkan indonesia Emas 2045″. “Masalah asupan gizi anak tidak semata-mata disebabkan oleh faktor ekonomi keluarga, melainkan juga kurangnya pengetahuan ibu, anak yang seharusnya diberi ASI, tapi malah diberi makanan lain yang tinggi kandungan gula, garam dan lemak tidak heran kalo saat ini obesitas dan diabetes pada anak meningkat” Jelas dr. Rahmat sentika,Sp.A, MARS Anggota satgas Perlindungan Anak ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Dalam upaya mewujudkan visi besar bangsa, Indonesia Emas 2045 yang merujuk bahwa pada tahun 2045 bangsa Indonesia tepat berusia satu abad. Diharapkan, Indonesia akan mencapai puncak kejayaan serta terbebas dari ancaman gizi buruk, Anak-anak yang saat ini berusia 0-9 tahun akan berusia 35-45 tahun. Di tahun 2045 mereka inilah generasi emas yang nantinya akan menjadi pemegang pemerintahan dan roda kehidupan di Indonesia.

Comments

  1. Ini lagi galau SID susah makan trus baca fakta anak miskin di Indonesia kekurangan gizi. Terima kasih tipsnya yaa, berarti libatkan anak dalam hal masak memasak supaya dia semangat makan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *