Biarkan Mereka Bermain Dan Menemukan Kepribadianya Sendiri

Permainan apa sih yang dulu paling kamu sukai saat masih kecil, kalo aku paling suka main benteng disitu kita harus menjaga benteng kita agar tidak ada musuh yang mendekati tapi di satu sisi kita tetap harus maju agar mendapatkan poin jika dapat menyerag benteng pertahanan lawan. Dari permainan ini banyak yang kita dapatkan seperti olahraga dengan berlairi, mengatur starategi dan mulai bermain logika.

Bermian merupakan suatu kegiatan disenangi Si Kecil tanpa disadari keterpaksaan dan merupakan cara belajar yang paling alami serta mengembangkan seluruh aspek perkembangan Si kecil. Dengan belajar sambil bermain sehingga si kecil memperoleh kesempatan untuk memperaktekkan apa yang sudah ia pelajarai dari cara bermain.

Beberapa manfaat bermain untuk Si kecil, Diantaranya :

  • Bermain dapat menstimulasi multiple Intellingence (kecerdasan Majemuk)
  • Bermain dapat melatih kemampuan fisik dan berpikir Si Kecil
  • Lewat bermain, Si kecil dapat belajar memahami dan mentaati aturan
  • Lewat bermain, Si kecil dapat belajar hidup bersosialisasi dan berkerjasama dengan orang lain.
  • Bermain dapat meningkatkan kedekatan hubungan si kecil dengan orangtua jika dilakukan bersama.

Menurut Dr.Rose Mini, A P. M.Psi memilki anak yang cerdas dan sehat merupakan impian setiap orangtua. Hanya saja, untuk dapat mengembangkan kecerdasan dan potensi anak di berbagai bidang tampaknya bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Pemberian nutrisi, bentuk pola pengasuhan anak yang diterapkan orangtua, serta stimulasi yang diberikan, mempunyai dampak yang besar terhadap pembentukan kecerdasan sesorang di masa dewasa.

Umumnya sebagain besar orangtua masih cenderung lebih mengutamakan kemampuan akademik sebagai dasar pengembangan kecerdasan anak. orangtua terkadang mengesampingkan atau bahkan mengorbankan kemampuan anak yang lain. Sementara itu saat ini sudah semakin banyak penelitian dan bukti-bukti yang menunjukan bahwa kecerdasan tidak hanya tergantung pada tingginya akademik disekolah saja.

Pernah nggak sih kita berfikir jika saat ini kita ada di posisi mereka bunda, sedang asik-asik bermain “Hai nak kamu ada Pr nggak disekolah, jangan main sampai Pr kamu selesai, sudah siapkan buku buat besok belum, itu nilai yang jelek di perbaiki” dari kalimat tersebut ada nggak satu baik saja yang bikin anak ada dalam dunianya??… Hellooo Dunia anak itu bermain bunda dan jangan pernah merenggut masa bermain mereka karna itu tidak adil.

Sebenarnya cerdas itu bermakna luas , arti kecerdasan sendiri adalah keseluruhan kapasitas atau kemampuan untuk belajar, memahami lingkunganya dan memecahkan masalah. kecerdasan yang mencakup banyak bidang dalam kehidupan kita sehari-hari, sering diistilahkan sebagai kecerdasan Majemuk atau Multiple Intelligence.


Istilah kecerdasan Majemuk ini pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Howard Gardner, seorang Psikolog dari Universitas Harvard dalam bukunya The multiple Intelligence. Menurutnya kecerdasan tidak hanya dalam satu aspek, melainkan mencakup banyak bidang dalam kehidupan kita sehari-hari.

Di bawah ini adalah 9  kecerdasan Multitalenta :

  • Kecerdasan Linguistik kecerdasan dalam berbicara membaca maupun mengeja.
  • Kecerdasan Logika Matematika kecerdasan untuk memahami kondisi/ situasi menggunakan penalaran logika.
  • Kecerdasan Musikal Kecerdasan sikecil dalam memahami musik, baik dalam menyanyi/ memainkan suatu alat musik.
  • Kecerdasan Kinestetik keahlian menggunakan anggota tubuh.
  • Kecerdasan Visual Spasial kecerdasan dalam bentuk kemampuan untuk memahami arah, ruang dan bentuk akhir dari suatu benda, termasuk untuk berfikir kreatif.
  • Kecerdasan Interpersonal kecerdasan dalam berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain.
  • Kecerdasan Intrpersonal adalah kecerdasan dalam berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain.
  • Kecerdasan Intrapersonal kemampuan yang berhubungan dengan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri.
  • Kecerdasan Naturalis kemampuan mengenali membedakan mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang dijumpai di alam maupun lingkungan.
  • Kecerdasan Moral kemampuan untuk memahami tuntutan yang ada di lingkungan mengetahui apa yang baik dan buruk untuk dilakukan.

Beberapa pekan lalu di salah satu Hotel kawasan Tangerang “Siapkan Kecerdasan Multitalenta Sikecil Sejak Dini” Semua Ayah dan Bunda memakai kostum berwarna merah cerah, begitu juga buah hati tercinta ikut menggunakan Drescode dengan warna yang senada. Jangan salah ya dalam mendidik dan merawat seorang anak bukan peran seorang bunda semata tapi peran Ayah juga di perlukan.

Bunda Romi dan Irfan Hakin sedang memberika penjelasan bagai mana membentuk anak Generasi Platinum

Untuk menciptakan generasai Platinum tidak hanya dalam lingkungan saja yang dijaga tapi asupan nutrisi pun harus di perhatikan, Ayah dan bunda harus memperhatikan kita-kita nutrisi si kecil sudah ada Omega 6 (asam linoleat, Omega 3 (asam Alfa linoleat), Alfa Laktalbumin, Kolin dan zat besi.

Asupan nutrisi sangat bereran penting untuk membangun struktur otak anak melalui dua cara, pertama, berperan secara langsung dalam proses pembentukan sel-sel dan jaringan otak anak. Kedua, berperan secara tidak langsung melalui peran nutrisi dalam kesehatan anak secara umum yang kemudian akan berdampak positif untuk pembentukan otak.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang kurang kita dapat memenuhi dengan SuSu yang lengkap kandungan nutrisinya seperti Chil Kid dan Chil School untuk informasi lebih lengkap bisa kunjungi.

website : www.morinagaplatinum.com

Facebook : Morinaga Platinum

Twiter : @morinagaID

Intagram : @morinagaplatinum

youtub : morinaga platinum

 

Yuk ayah bunda biarkan sikecil bermain dengan mengenal duanianya dan tetap berikan nutrisi yang seimbang untuk menunjang kebutuhan nutrisinya mari kita siapkan mereka untuk GENERASI PLATINUM.

Anak-anak sedang bermain di Acsra Morinaga

Bunda juga dapat bertanya pada narasumber loh

 

 

Comments

  1. Morinaga Chilschool susu anakku nih. Anakku yg kecil suka rasanya. Dan nutrisinya pas yg dibutuhkan anakku yg ngga bisa diam. Type yg musikal dia. Tp kinetis juga. Pokoknya mah hebohlah anaknya

  2. Ane suka main galasin ,kasti di lapangan bulu tangkis sama lempar batu di gang kecil. Bermain memang enak , kadang kadang suka lupa waktu mandi sore. Wkkkk

  3. Anak sekarang emang kurang main, maunya gadget terus, hehe.. ilmu banget bun, 9 tipe kecerdasan anak, ternyata anak pertama saya cerdas linguistik

  4. Emang anak2 harus sering kita stimulus supaya keluar kecerdasan dan yang lebih dominan apa. Kadang anak masih suka meniru. Makanya dibebaskan di mu melakukan apa

  5. Whaaa ada Bunda Romi. Adem ayem gitu dengar beliau ngomong.
    Terkadang orang tua yang terlalu mendorong anak untuk harus bisa ini itu sampai lupa anak juga perlu bermain dengan cukup.

  6. bener, ga zaman nya sih kalau masih ada orangtua yg menganggap kecerdasan hanya soal akademik. harus tahu, kenali dulu kecerdasan si kecil baru bisa arahkan… dan bermain merupakan stimulasi dan hak anak yg harus dupenuhi ya mba, tfs mba

  7. Jadi ingat masa kecil saya dulu yang belum kenal gawai. Lebih suka main lompat tali, manjat pohon dan permainan tradisional lainnya. Tapi dulu susu pertumbuhan belum sebanyak sekarang.

  8. Setuju banget bun echi. Anak skrg tuh kurang main ya, jd ga terasah talentanya. Lebih banyak habisin wkatu depan gadget. Makanya org tua perlu banget upgrade ilmu dgn datang ke acara seperti ini. Dan org tua juga ga boleh byk intervensi yaa, dn biarkan anak bermain dgn dunianya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *