Belajar Dari Sebuah Proses, Karna Proses Yang mengajarkan Kita…..

Tujuh belas Agustus tahun empat lima itulah hati kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa Hari lahirnya Bangsa Indonesia Merdeka….

Sekali merdeka tetap merdeka Selama hayat masih di kandung badan

Kita tetap setia tetap sedia Mempertahankan Indonesia

Kita tetap setia tetap sedia Membela Negara kita…..

Assalamualaikum Bunda.. bagai mana kemarin pas hari peringatan ulang tahun Negara Indonesia yang ke 72 tahun, pasti seru ya banyak bermacam perlombaan yang ada di perumahan kita seperti jalan santai, sepeda hias, balap karung, masukan paku ke dalam botol, makan kerupuk dan lomba panjat pinang pastinya masih banyak lomba yang lainya pasti lebih seru.

Kita sekeluarga memilih pada pagi hari hanya untuk bermalas-malasan di depan Tv untuk menyaksikan siaran langsung upacara hari kemerdekaan yang ada di Istana Merdeka. Ya kapan lagi bisa duduk manis dirumah sambil menanamkan ilmu sedikit ke anak-anak, sebenarnya tanpa di beritahu satu persatu Super Boy sudah siap melontarkan pertanyaanya. Dari kok bisa barisnya pada sama bunda atau kenapa bendera indonesia disimpat didalam monas ( monumen nasional).

Bendera merah putih dijahit oleh Istri presiden pertama Indonesia, Yaitu ibu Fatmawati Soekarno. Bendera itu berkibar dengan gagah setelah pembacaan naskah proklamasi. Sekarang sudah tidak dikibarkan lagi karena bahanya sudah rapuh dan tua, yang kini dikibarkan adalah bendera duplikat ke tiga.

Sore harinya kami memutuskan untuk melihat perlombaan di daerah kami, saat itu akan dimulai perlombaan panjat pinang pesertanya anak-anak semua ya kisaran usia 8-14 tahuh. Disitu melihat mereka sangat antusias untuk mengikuti perlombaan dan mendapatkan hadiah yang tergantung diatas pohon pinang, ada bermacam hadiah diatas ada tas, pakaian, anaeka minuman ringan, uang dan perlengkapan sekolah yahh walau tidak begitu mewah tapi anak-anak sangat antusias untuk melalukan perlombaan panjat pinang tersebut.

Kalo kita lihat sih buat apa ikut lomba-lomba seperti itu toh hadiahnya biasa saja, bahkan kita sebagai orangtua mampu membelikan lebih dari yang anak-anak kita dapat dari perlombaan yang mereka lakukan. Tapi jika kita berfikir seperti itu adalah satu kesalahn sangat fatal, mengapa karna dari perlombaan kita secara tidak langsung kita memberitau satu proses yang panjang untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan dan seandainya mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan bagai mana pun caranya mereka harus belajar menerima satu kekalahan.

Satu pembelajaran untuk anak-anak kita bukan kemenangan yang akan kita kenang suatu saat nanti, melainkan satu peristiwa  dimana proses untuk menuju kemenangan atau kekalahn nanti. Dan dalam proses itu adalah satu pembelajaran yang bisa mereka terapkan dalam kehidupanya kelak. Contoh saja seperti lomba yang sekarang aku lihat, panjat pinang semua orang pasti inginya berada diposisi atas karna mereka tidak mau terinjak-injak oleh kawanya diatas.

Tapi bagai mana mereka bisa berhasil kal0 tidak ada satu pun yang bersedia dirinya terinjak oleh kawanya yang lain, yang ada malah tidak tercapainya satu tujuan yang mereka inginkan yaitu mendapatkan hadiah yang mereka inginkan. Begitu juga dengan Kemerdekaan, semua para pahlawan berkerjasama saling bahu membahu, yaitu denagn satu tujuan mereka ingin merdeka dan tidak ingin terjajah oleh bangsa asing. Dan untuk saat ini apa yang kita pelajari dari para pejuang kemerdekaan?? ya itu prosesnya bagaimana caranya agar mereka mampu menggapai satu tujuan yang mereka inginka.

Ajari anak-anak kita dengan satu proses, untuk menjadi juara kelas tidak semudah membalikan telapak tangan harus banyak hal yang mereka lakukan. Pertama menurunkan Ego mereka untuk mengurangi waktu belajar dan lebih giat untuk belajar menbaca buku dan terus berlatih, tapi juga ingat ajarkan anak-anak kita untuk menjalin kerjasama antara teman, untuk mengajak belajar kelompok atau diskusi bareng.

Sepertihalnya saya, sangat gemar makan Cake dan terkadang ingin tau bagai mana proses pembuatan cake tersebut hingga menjadi satu cake yang lembut dan enak. Mulailah mencari resep dan membuatnya dirumah yah walau awal-awal masih banyak kekurangan, tapi kita bisa belajar dari kegagalan dan kekurangan tersebut hingga mempelajari mana yang salah dan tidak mengulanginya lagi dan mulai proses dengan benar dan mendapatkan hasil yang kita inginkan.

Ayah Bunda…. Yuk kita ajari anak-anak kita untuk menikmati sebuah proses yang akan kita tuju dan jangan jadikan sebuah proses itu menjadi beban tersendiri untuk mereka. Pastikan anak kita menikmatinya dan ayah bunda jangan pernah menarik mereka untuk hal yang tidak mereka sukai, kita sebagai orangtua hanya mampu membimbing mereka untuk mencapai cita-citanya.

Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia Yang ke72 Tahun Jaya terus Indonesia……

Comments

  1. Yup betul. Lomba-lomba itu mengajarkan anak berproses untuk menang. Walaupun belum menang, tetap berusaha. Dan prosesnya juga harus benar, nggak curang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *